Selasa, 01 Juni 2010

ARTI PENTINGNYA ORGANISASI DAN METODE

Istilah organisasi dapat diartikan :
Wadah : sekelompok manusia untuk saling bekerjasama
Proses : pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien
Pengertian organisasi :
-Organisasi menurut Stoner
-Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
-Organisasi menurut James D. Mooney
-Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
-Organisasi Menurut Chester I. Bernard
-Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Istilah metode :
Berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.
Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
Teori Organisasi
1. Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisional)
Teori klasik (classical theory) berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun 1800 (abad 19). Secara umum digambarkan oelh para teoritisi klasik sebagai sangat desentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas.
a. Teori Birokrasi
Teori ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism. Kata birokrasi mula-mula berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu legal, karena wewenangnya berasal dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas, dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.
b. Teori Administrasi
Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reily dari Amerika.
Henry Fayol industrialis dari Perancis, pada tahun 1841-1925 mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi adalah :
- Pembagian kerja (division of work)
- Wewenang dan tanggung jawab (authorityand responsibility)
- Disiplin (discipline)
- Kesatuan perintah (unity of command)
- Kesatuan pengarahan (unity of direction)
- Mendahulukan kepentingan umum daraipada pribadi
- Balas jasa (remuneration of personnel)
- Sentralisasi (centralization)
- Rantai scalar (scalar chain)
- Aturan (oreder)
- Keadilan (equity)
- Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)
- Inisiatif (initiative)
- Semangat korps (spirit de corps)
MACAM ORGANISASI DARI SEGI TUJUAN DAN LUAS WILAYAHNYA
ORGANISASI NIAGA
Organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.
Macam-macamnya yaitu :
Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan Komanditer (CV)
Firma (FA)
Koperasi
Join ventura
Holding Company
2. Organisasi sosial dan organisasi kemasyarakatan.
Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat.
Jalur pembentukannya :
Jalur Keagamaan
Jalur Profesi
Jalur Kepemudaan
Jalur Kemahasiswaan
Jalur Kepartaian & Kekaryaan
Organisasi Regional dan internasional.
Organisasi regional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja.
Organisasi internasional adalah organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia.
BENTUK ORGANISASI
1. Organisasi Garis
Bentuk organisasi tertua dan paling sederhana. Ciri-ciri bentuk organisasi ini adalah organisasinya masih kecil, jumlah karyawannya sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi.
2. Organisasi Garis dan staf
Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu, tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi.
Organisasi fungsional
Organisasi yang disusun atasdasar yang harus dilaksanakan organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas.
Organisasi Panitia
Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja, setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut.
Organisasi Lini dan Staf
Staf tugasnya memberi layanan dan nasihat kepada manager dalam pelaksanaan suatu kegiatan. Tugas yang dilakukan oleh ini merupakan tugas-tugas pokok dari suatu organisasi atau perusahaan
CONTOH STRUKTUR ORGANISASI DATA



Dalam bagan Departemen Kehutanan disini menggunakan sistem organisasi garis dan staf karena Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu, tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi.

Selasa, 18 Mei 2010

Wewenang lini, staf dan fungsional

Wewenang lini, staf dan fungsional
  1. Wewenang lini, adalah wewenang dimana atasan melakukannya atas bawahannya langsung. Yaitu atasan langsung memberi wewenang kepada bawahannya, wujudnya dalam wewenang perintah dan tercermin sebagai rantai perintah yang diturunkan ke bawahan melalui tingkatan organisasi.

  2. Wewenang staf, adalah hak yang dipunyai oleh satuan-satuan staf atau para spesialis untuk menyarankan, memberi rekomendasi, atau konsultasi kepada personalia ini. Kualifikasi yang harus dipenuhi oleh orang yang duduk sebagai taf yaitu dengan menganalisa melalui metode kuisioner, metode observasi, metode wawancara atau dengan menggabungkan ketiganya. Baishline mengajukan enam pokok kualifikasi yang harus dipengaruhi oleh seorang staf yaitu :

1. Pengetahuan yang luas tempat diamana dia bekerja
2. Punya sifat kesetiaan tenaga yang besar, kesehatan yang baik, inisiatif, pertimbangan yang baik dan kepandaian yang ramah.
3. Punya semangat kerja sama yang ramah
4. Kestabilan emosi dan tingkat laku yang sopan.
5. Kesederhanaan
6. Kemauan baik dan optimis




Kualifikasi utama yaitu memiliki keahlian pada bidangnya dan punya loyalitas yang tinggi. Konsekkuensi organisasi yang menggunakan staf yaitu menambah biaya
administrasi struktur orgasisasi menjadi komplek dan kekuasaan, tanggung jawab serta akuntabilitas. yaitu memiliki keahlian pada bidangnya dan punya loyalitas yang tinggi. Wewenang staf Yaitu hak para staf atau spesialis untuk menyarankan, memberi rekomendasi konsultasi pada personalia yang tinggi, Hal yang perlu diperintahkan dalam mendelegasikan suatu kegiatan kepada orang yang ditujuk yaitu:

    1. Menetapkan dan memberikan tujuan serta kegiatan yang akan dilakukan

    2. Melimpahkan sebagian wewenangnya kepada orang yang di tunjuk

    3. Orang yang ditunjuk mempunyai kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan agar tercapainya tujuan.

    4. Menerima hasil pertanggung jawaban bawahan atas kegiatan yang dilimpahkan.

  1. wewenang staf fungsional, adalah hubungan terkuat yang dapat dimiliki staf dengan satuan-satuan lini.

Chester Bamard mengatakan bahwa seseorang bersedia menerima komunikasi yang bersifat kewenangan bila memenuhi:

  1. Memahami komunikasi tersebut

  2. tidak menyimpang dari tujuan organisasi

  3. tidak bertentangan dengan kepeningan pribadi

  4. Mampu secara mental dan fisik untuk mengikutinya

Agar wewenang yang dimiliki oleh seseorang dapat di taati oleh bawahan maka diperlukan adannya.

    1. Kekuasaan ( power ) yaitu kemampuan untuk melakukan hak tersebut, dengan cara mempengaruhi individu, kelompok, keputusan. Menurut jenisnya kekuasaan dibagi menjadi 2 yaitu:




    1. Kekuasaan posisi ( position power ) yang didapat dari wewenang formal, besarnya ini tergantung pada besarnya pendelegasian orang yang menduduki posisi tersebut.

    2. Kekuasaan pribadi ( personal power ) berasal dari para pengikut dan didasarkan pada seberapa besar para pengikut mengagumi, respek dan merasa terikat pada pimpinan.

    1. Tanggung jawab dan akuntabilitas tanggung jawab ( responsibility) yaitu kewajiban untuk melakukan sesuatu yang timbul bila seorang bawahan menerima wewenang dari atasannya. Akuntability yaitu permintaan pertanggung jawaban atas pemenuhan tanggung jawab yang dilimpahkan kepadanya. Yang penting untuk diperhatikan bahwa wewenang yang diberikan harus sama dengan besarnya tanggung jawab yang akan diberikan dan diberikan kebebasan dalam menentukan keputusan-keputusan yang akan diambil.

    2. Pengaruh ( influence ) yaitu transaksi dimana seseorang dibujuk oleh orang lain untuk melaksanakan suatu kegiatan sesuai dengan harapan orang yang mempengaruhi. Pengaruh dapat timbul karena status jabatan, kekuasaan dan menghukum, pemilikan informasi lengkap juga penguasaan saluran komunikasi yang lebih baik.

Menurut sumber wewenang dibagi menjadi:

      1. Kekuasaan balas jasa ( reward power ) berupa uang, suaka, perkembangan karier dan sebagainya yang diberikan untuk melaksanakan perintah atau persyaratan lainnya.

      2. Kekuasaan paksaan ( Coercive power ) berasal dari apa yang dirasakan oleh seseorang bahwa hukuman ( dipecat, ditegur, dan sebagainya ) akan diterima bila tidak melakukan perintah,

      3. Kekuasaan sah ( legitimate power ) Berkembang dari nilai-nilai intern karena seseorang tersebut telah diangkat sebagai pemimpinnya.


      1. Kekuasaan pengendalian informasi ( control of information power ) berasal dari pengetahuan yang tidak dipercaya orang lain, ini dilakukan dengan pemberian atau penahanan informasi yang dibutuhkan.

      2. Kekuasaan panutan ( referent power ) didasarkan atas identifikasi orang dengan pimpinan dan menjadikannya sebagai panutan.

      3. Kekuasaan ahli ( expert power ) yaitu keahlian atau ilmu pengetahuan seseorang dalam bidangnya.

Keluasan wewenang dan kekuasaan. Semua anggota organisasi mempunyai peraturan, kode etik, atau batasan-atasan tertentu pada wewenang, seprti yang ditunjukan dibawah ini:

Batasan-batasan internal dan eksternal untuk wewenang dan kekuasaan:

  1. Internal:

    1. Anggaran (Budget)

    2. kebijaksanaan, peraturan, dan prosedur

    3. Deskripsi jabatan

    4. Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi

  1. Ekstern:

1. Udangan dan peraturan-peraturan pemerintah

2. Perjanjian kerja kolektif

  1. Perjanjian dengan dealer, supplier, dan pelanggan

MOBILE LINUX

I. Mobile Linux

Ponsel Linux pertama diluncurkan oleh Motorola pada bulan Februari 2003. Motorola seri A760 yang dirilis pertama kali di Cina ini menggunakan OS kombinasi dari kernel Linux yang didistribusikan oleh software Silicon Valley-based Monta Vista dan software lainnya dari bahasa pemrograman Java Sun Microsystems. Sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan oleh Google adalah Android. Platform software berbasis Linux diantaranya adalah MOTOMAGX dan Qtopia. MOTOMAGX merupakan platform Linux mobile dari Motorola. Produk pertama yang didasarkan pada platform ini adalah ponsel MOTOROKR Z6 dan MOTORAZR2 V8. Qtopia Phone Edition merupakan platform software dan antarmuka untuk Linux, yang dikembangkan oleh perusahaan Trolltech. Qtopia Greenphone, merupakan perangkat pengembangan Linux mobile yang ditujukan untuk berbagai aplikasi baru.

Kelemahannya adalah aplikasi tambahan yang belum banyak beredar, serta Linux dibangun untuk mengoprasikan sistem dengan tenaga besar, sehingga manajemen sumber daya baterai masih kalah efektif dibandingkan OS lainnya.

Kelebihannya adalah Linux sebagai OS yang ideal bagi ponsel karena dukungan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti IBM, Oracle, dan Intel. Selain itu, sistem ini nilai lebih fleksibel dan menawarkan memori yang lebih kecil serta bisa lebih dihemat.

Contoh ponsel ber-Linux OS: Haier N60, Motorola A760, E895, NEC N900iL, dan Samsung SCH-i519. Produk-produk PDA seperti Sharp SL-C3000, Sharp Zaurus SL-C1000, Compaq iPAQ, IBM e-LAP reference design, dan Nokia 770 Internet Tablet.

Pengertian Sistem Operasi

I.PENGERTIAN

Operating system (OS) atau yang sering di sebut sistem operasi adalah sekumpulan perintah dasar yang berperan untuk menjalankan dan mengoperasikan komputer .Sekarang ini banyak sekali macam-macam sistem operasi di pasaran baik yang asli ataupun yang bajakan.Ada beberapa sistem operasi yang biasa kita jumpai di pasaran diantranya Windows,Unix,Linux Dan masih banyak lagi yang lainya.Dari sekian banyak sistem operasi Yang beredar,sistem operasi milik perusahaan microsoft lah yang paling populer untuk para pengguna pc notebook,bahkan ponsel dan PDA sekalipun Dengan sistem operasi berbasis mobilenya .
Dari beberapa sistem operasi tersebut,Sistem operasi yang dapat digunakan secara bebas alias open sourc Asalah linux. sistem operasi ini biasa digunakan untuk tujuan pendidikan ,lain halnya dengan para vendor ponsel dan PDA ,Para vrndor ini lebih menyasarkan produknya untuk menggunakan sistem operasi mobile milik perusahaan microsoft yaitu windows. Sama seperti di pc atau notebook sistem operasi di PDA atau ponsel memiliki Beberapa versi dan tatap muka yang hampir sama ,mulai dari windows mobile versi 5.0 sampai dengan windows vista versi mobile .Vendor PDA atau ponsel yang biasa memakai sistem operasi tersebut diantaranya 02,Samsung.Doppod Dan sony ericson untuk beberapa type.

II.Perkembangan Sistem Operasi

Perkembangan sistem operasi Berawal dari altair,yaitu perangkat komputer pertama pada tahun 1975 yang menggunakan sistem operasi CP/M dan kemudian oleh perusahaan microsoft dirilis menjadi MS-DOS Dan berkembang dari MS-DOS versi 1.0 Pada tahun 1981 sampai MS-DOS versi 5.0 pada tahun 1991 dan sampai sekarang ini microsoft telah mengeluarkan beberapa sistem operasi mulai dari Ms-windows,windows97,windows98,windows98Me,Windows2000.Windows ME,Windows XP dan yang paling terbaru adalah windows vista yang terkenal dengan tatatp mukanya .


Rabu, 12 Mei 2010

KONFLIK

Konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

defnisi konflik menurut beberapa ahli :

1. Menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977), konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang boleh berlaku dalam berbagai keadaan akibat daripada berbangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontroversi dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara berterusan.

2. Menurut Gibson, et al (1997: 437), hubungan selain dapat menciptakan kerjasama, hubungan saling tergantung dapat pula melahirkan konflik. Hal ini terjadi jika masing – masing komponen organisasi memiliki kepentingan atau tujuan sendiri – sendiri dan tidak bekerja sama satu sama lain.

3. Menurut Robbin (1996), keberadaan konflik dalam organisasi dalam organisasi ditentukan oleh persepsi individu atau kelompok. Jika mereka tidak menyadari adanya konflik di dalam organisasi maka secara umum konflik tersebut dianggap tidak ada. Sebaliknya, jika mereka mempersepsikan bahwa di dalam organisasi telah ada konflik maka konflik tersebut telah menjadi kenyataan.

4. Dipandang sebagai perilaku, konflik merupakan bentuk minteraktif yang terjadi pada tingkatan individual, interpersonal, kelompok atau pada tingkatan organisasi (Muchlas, 1999). Konflik ini terutama pada tingkatan individual yang sangat dekat hubungannya dengan stres.

5. Menurut Minnery (1985), Konflik organisasi merupakan interaksi antara dua atau lebih pihak yang satu sama lain berhubungan dan saling tergantung, namun terpisahkan oleh perbedaan tujuan.

TEORI-TEORI KONFLIK

Ada tiga teori konflik yang menonjol dalam ilmu sosial :

-Pertama adalah teori konflik C. Gerrtz, yaitu tentang primodialisme

-kedua adalah teori konflik Karl. Marx, yaitu tentang pertentangan kelas,

-ketiga adalah teori konflik James Scott, yaitu tentang Patron Klien.


Jenis-jenis konflik

Menurut Dahrendorf, konflik dibedakan menjadi 4 macam :

  • konflik antara atau dalam peran sosial (intrapribadi), misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi (konflik peran (role))
  • konflik antara kelompok-kelompok sosial (antar keluarga, antar gank).
  • konflik kelompok terorganisir dan tidak terorganisir (polisi melawan massa).
  • konflik antar satuan nasional (kampanye, perang saudara)
  • konflik antar atau tidak antar agama
  • konflik antar politik.
  • Akibat konflik

Hasil dari sebuah konflik adalah sebagai berikut :

  • meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok (ingroup) yang mengalami konflik dengan kelompok lain.
  • keretakan hubungan antar kelompok yang bertikai.
  • perubahan kepribadian pada individu, misalnya timbulnya rasa dendam, benci, saling curiga dll.
  • kerusakan harta benda dan hilangnya jiwa manusia.
  • dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik.

Para pakar teori telah mengklaim bahwa pihak-pihak yang berkonflik dapat memghasilkan respon terhadap konflik menurut sebuah skema dua-dimensi; pengertian terhadap hasil tujuan kita dan pengertian terhadap hasil tujuan pihak lainnya. Skema ini akan menghasilkan hipotesa sebagai berikut:

  • Pengertian yang tinggi untuk hasil kedua belah pihak akan menghasilkan percobaan untuk mencari jalan keluar yang terbaik.
  • Pengertian yang tinggi untuk hasil kita sendiri hanya akan menghasilkan percobaan untuk "memenangkan" konflik.
  • Pengertian yang tinggi untuk hasil pihak lain hanya akan menghasilkan percobaan yang memberikan "kemenangan" konflik bagi pihak tersebut.
  • Tiada pengertian untuk kedua belah pihak akan menghasilkan percobaan untuk menghindari konflik Contoh konflik



Kepemimpinan dan Kaderisasi Dalam Keluarga Mahasiswa

Kepemimpinan dan kaderisasi merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam pengembangan organisasi. Untuk menumbuhkan serta melestarikan kepemimpinan, perlu akan adanya kaderisasi sehingga akan selalu mencetak aset-aset pemimpin. Begitu pula dalam kaderisasi, diperlukan sebuah kepemimpinan dalam menjalankan sistem kaderisasi tersebut. Permasalahan yang timbul adalah kepemimpinan serta kaderisasi seperti apakah yang cocok dalam suatu kondisi serta lingkungan tertentu, dalam hal ini dalam ruang lingkup Keluarga Mahasiswa .

Kepemimpinan, menurut Max Weber, adalah sebuah ilmu serta seni untuk mempengaruhi orang lain agar bertindak sesuai dengan arahan kita demi mencapai sebuah tujuan bersama.Selain itu, ada juga yang menyebutkan bahwa kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau jadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, bagi lingkungan pekerjaannya, maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya. Dalam sebuah riset, salah satu dari 10 ketakutan terbesar dalam hidup adalah ketika disuruh untuk berbicara di depan orang banyak. Hal tersebut merupakan sebuah modal dasar dalam kepemimpinan, sehingga dapat ditarik secara logis bahwa banyak orang yang masih takut atau tidak mau ketika diberi kesempatan untuk memimpin sekelompok orang di sekitarnya. Kepemimpinan merupakan sebuah syarat mutlak dalam pengembangan sebuah organisasi. Namun, tidak selalu kepemimpinan berjalan lancar dalam organisasi, banyak faktor yang perlu dijadikan pertimbangan dalam penerapan kepemimpinan ideal di dalam sistem KM FK UA, antara lain gaya kepemimpinan masing-masing individu yang berbeda-beda, serta kepribadian dari pemimpin itu sendiri, sehingga dapat dinilai dari bawahannya,apakah pemimpinnya itu sudah dapat dijadikan panutan atau belum. Salah satu faktor yang disebutkan di atas, yaitu variabel gaya kepemimpinan, adalah hal yang sangat penting karena mencerminkan apa yang dilakukan oleh pemimpin dalam mempengaruhi pengikutnya demi merealisasikan visinya.
Kaderisasi adalah suatu proses untuk menciptakan kader-kader baru yang siap dalam menjalankan organisasinya, sehingga tak dapat dipungkiri bahwa kaderisasi adalah nyawa dari organisasi. Proses kaderisasi bertujuan agar anggota baru memahami visi dan misi organisasi, sehingga setelah masuk ke dalam organisasi tersebut maka keberlangsungan organisasi dapat tetap terjamin. Kaderisasi dalam setiap organisasi berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan masing-masing organisasi, sebagai contoh adalah kaderisasi KPLA berbeda dengan kaderisasi Assalam. Begitu juga dalam penerapan sebuah sistem kaderisasi yang ideal dalam Keluarga Mahasiswa .

sumber : http://nofaal.wordpress.com/2010/01/02/kepemimpinan-dan-kaderisasi-ideal-dalam-sistem-keluarga-mahasiswa-fk-unair/

Organisasi Dalam Lingkungan

Perencanaan sumber daya manusia.

Perencanaan sumber daya manusia disusun untuk menjamin bahwa kebutuhan tenaga kerja bagi organisasi tetap terpenuhi secara konstan dan memadai.

Rekruitmen dan seleksi karyawan. Rekruitmen adalah proses pengumpulan kandidat untuk dipekerjakan pada unit-unit organisasi. Perusahaan harus mengisi kekosongan jabatan melalui rekruitmen internal maupun eksternal. Pasar tenaga kerja bisa diperoleh pada perusahaan-perusahaan sendiri, perusahaan lain atau kombinasi dari keduanya. Seleksi adalah proses yang menentukan "ya" atau "tidak"-nya seseorang bekerja di suatu perusahaan. Seleksi merupakan proses pencarian karakter pekerja yang pas untuk menduduki jabatan yang lowong. Dasar untuk mendapat kualitas pekerja yang optimal memerlukan analisa jabatan yang secara sistematis mempelajari dan merangkum hasil pekerjaan terdahulu untuk dicari kecocokan dengan pelamar.

Pengembangan sumber daya manusia.

Pengembangan sumber daya manusia merupakan usaha untuk menyediakan tenaga kerja dengan kemampuan yang dibutuhkan di masa depan. Program ini adalah program jangka panjang, bertujuan mengurangi ketergantungan perusahaan dalam merekrut karyawan baru yang memerlukan waktu dan biaya cukup besar hingga mereka menjadi tenaga trampil sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pemberian training, workshop, seminar, sesuai dengan kebutuhan organisasi merupakan syarat mutlak bagi perusahaan dalam mengembangkan dan mengelola sumber daya manusia. Training dirancang untuk menyediakan sumber daya manusia yang memiliki keahlian khusus atau bisa membantu mereka dalam mengoptimalkan kualitas kerja. Banyak perusahaan memberikan training dalam rangka promosi jabatan.

Untuk menentukan kebutuhan pelatihan, ada tiga cara yang bisa digunakan, yaitu:

  1. Analisa organisasi. Kebutuhan latihan ditentukan untuk mendukung misi perusahaan berdasarkan kegiatan yang berlangsung di perusahaan. Untuk itu pelatihan selalu dikaitkan dengan tujuan, prioritas, dan budaya perusahaan. Kebutuhan pelatihan juga ditentukan oleh tersedianya instruktur, fasilitas, sumber dana, dan adanya program pelatihan lain.
  2. Analisa pekerjaan dan tugas. Pelaksanaan training harus memperhatikan secara saksama akan tugas dan tanggung jawab dari karyawan.
  3. Analisa individu. Dalam analisa ini ditentukan siapa saja yang berhak mengikuti program pelatihan dengan mengacu pada tingkat ketrampilan atau kemampuan masing-masing individu.

Kesejahteraan dan retensi karyawan.

Prinsip utama program kesejahteraan karyawan adalah kesejahteraan yang diberikan oleh perusahaan paling tidak sebanding dengan konstribusi yang diberikan agar karyawan tersebut bisa bekerja dalam waktu yang lama atau dinamakan meretensi karyawan.

Prinsip-prinsip untuk meretensi karyawan tersebut adalah:

  1. Program kesejahteraan harus memuaskan kebutuhan riil karyawan.
  2. Kesejahteraan karyawan yang bisa menumbuhkan rasa bekerja sama dalam tim akan lebih efisien dibandingkan mengerjakan secara individu.
  3. Karakter yang dibentuk harus bisa fleksibel agar mudah diadaptasikan jika terjadi perubahan kebutuhan dasar karyawan.
  4. Jika antara perusahaan dan karyawan terjadi hubungan yang sama-sama menguntungkan, maka harus ada rencana dan dikomunikasikan dengan baik.
  5. Program kesejahteraan karyawan yang diberikan harus bisa dihitung dan provisinya dibuat seakan-akan perusahaan memberikan bantuan keuangan.
  6. Adalah penghargaan yang diberikan untuk menjamin kesejahteraan karyawan dan anggota keluarganya. Biasanya dianggap kompensasi tidak langsung, karena berbentuk program seperti asuransi kesehatan atau jaminan rawat inap.
Sistem penggajian.

Sasaran menyeluruh sistem penggajian adalah untuk mengembangkan sekumpulan prosedur yang memungkinkan perusahaan untuk menarik, menahan, dan memotivasi karyawan yang berkualitas serta untuk mengendalikan biaya pembayaran gaji. Karena tidak ada satu pola yang dapat digunakan secara universal maka prosedur ini harus disesuaikan dengan kebijakan gaji tiap-tiap organisasi, dan adil bagi prusahaan dan karyawan.

Hubungan kerja/komunikasi.

Pentingnya komunikasi dalam perusahaan karena tanpa komunikasi yang baik, maka segala perintah pimpinan akan dapat ditafsirkan lain oleh bawahan. Begitu juga dengan pelanggan, perlu dibina komunikasi yang baik agar hubungan bisa bertahan lama. Komunikasi merupakan proses pengiriman informasi dari satu orang ke orang lain atau dari organisasi ke organisasi lain. Proses komunikasi diangap efektif apabila informasi yang diberikan itu bisa dimengerti dan mendapat respon atau umpan balik dari komunikan.


Pada waktu penerimaan pegawai, manajemen perusahaan harus memperhatikan betul mengenai program pengenalan lingkungan kerja yang baru agar hubungan kerja dan komunikasi bisa berjalan dengan lancar. Dengan pendekatan sistematis, karyawan baru akan cepat mengerti departemen kerja, teman sekerja dan job description yang diberikan. Salah satu faktor sukses perusahaan untuk dapat bertahan dan mengembangkan usahanya adalah penguasaan komunikasi dengan menggunakan berbagai media termasuk penggunaan teknologi informasi yang tepat guna.
Kepemimpinan.

Kepemimpinan adalah intuisi yang didukung oleh penguasaan skill dan secara sistematis memimpin suatu unit kerja. Ada tiga faktor penting yang menunjang keberhasilan suatu perusahaan:

  1. Pengembangan kepemimpinan. Kepemimpinan yang buruk merupakan penyebab utama kegagalan bisnis suatu perusahaan.
  2. Pengembangan ketrampilan manajemen. Untuk memenangkan persaingan global, perusahaan harus mencari terobosan baru dalam mengembangkan kepemimpinan dan memulihkan motivasi karyawannya.
  3. Imbalan atas kinerja. Faktor imbalan dipercaya sebagai salah satu cara yang efektif untuk meretensi karyawan. Program kompensasi harus dipandang lebih dari sekadar suatu hak, agar perusahaan mendapatkan nilai yang seimbang dengan kompensasi yang diberikan.
sumber : http://www.pnm.co.id/content.asp?id=310&mid=77